Sutawijaya Risky And Partners membuka cabang kedua di Sidoarjo pada 9 September 2026. Ekspansi firma hukum ini memperluas akses layanan sekaligus memperkuat jaringan profesional dan peluang kolaborasi bisnis.
SIDOARJO — Ekspansi bisnis jasa profesional tidak semata-mata ditentukan oleh pertumbuhan jumlah kantor, tetapi juga oleh kemampuan organisasi membawa pengalaman, standar kerja, dan jaringan profesional ke pasar yang lebih luas. Perspektif tersebut terlihat dalam langkah Law Firm SUTAWIJAYA RISKY AND PARTNERS yang membuka cabang kedua di Sidoarjo pada 9 September 2026, setelah sebelumnya membangun basis operasional di Jakarta.
Firma yang didirikan Wayan Sutawijaya, SH. MM tersebut sebelumnya berkantor di Apartemen Mediterania Palace Lantai UG, Tower B/Shop/B, Jalan Landasan Pacu Utara, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kantor kedua di Sidoarjo menjadi bagian dari pengembangan organisasi untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di Jawa Timur. Informasi mengenai pembukaan cabang tersebut juga telah dipublikasikan oleh sejumlah media.
Dari perspektif korporasi, ekspansi ini menarik karena dibangun di atas pengalaman pendirinya dalam lingkungan bisnis dan hukum korporasi. Laporan Tahunan PT Angkasa Pura I (Persero) 2016 mencatat Wayan Sutawijaya sebagai Head of Legal and Compliance sekaligus Pts. Head of Internal Audit. Dokumen tersebut juga mencatat latar pendidikan Sarjana Hukum dan Magister Manajemen yang ditempuhnya.
Pengalaman Wayan tidak berhenti pada fungsi administratif hukum. Pada 2019, ketika menjabat Vice President Legal PT Angkasa Pura I (Persero), ia terlibat dalam pengembangan Sistem Informasi Analisa Pelayanan Hukum (SIAP). Sistem tersebut mencakup digitalisasi legal drafting, legal opinion, legal audit, legal due diligence, dan legal aid, serta dilengkapi sejumlah fitur untuk mendukung standardisasi dan efisiensi layanan hukum.
Pengalaman tersebut relevan dengan kebutuhan firma hukum masa kini yang semakin dekat dengan kebutuhan bisnis. Fungsi legal dalam perusahaan tidak hanya berkaitan dengan penyelesaian sengketa, tetapi juga dengan kontrak, kepatuhan, mitigasi risiko, tata kelola, pengadaan, hingga dukungan terhadap keputusan strategis. Dalam sebuah pemberitaan pada 2019, Wayan bahkan menekankan posisi fungsi legal sebagai bagian yang turut menentukan arah bisnis perusahaan.
Rekam jejak tersebut juga dilengkapi dengan pengalaman menangani isu hukum dalam aktivitas pengadaan dan pengembangan infrastruktur. Pemberitaan mengenai kegiatan PT Angkasa Pura I pada 2019 mencatat Wayan sebagai pembicara yang membahas risiko hukum dalam proses pengadaan barang dan jasa perusahaan.
Dalam konteks pertumbuhan SUTAWIJAYA RISKY AND PARTNERS, pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting untuk membangun layanan yang tidak hanya berorientasi pada aspek hukum, tetapi juga memahami kebutuhan operasional dan komersial klien. Bagi segmen korporasi dan pelaku usaha, kemampuan memahami konteks bisnis menjadi faktor penting ketika membutuhkan pendampingan hukum.

Gambar 1.1 Advokat Didik Catur Prasetya, SH. MH
Pengembangan organisasi juga mencakup nama Advokat Didik Catur Prasetya, SH. MH dan Doddy Hapsoro, SH. ST, MM sebagai bagian dari tim yang disebut dalam pengembangan firma.

Gambar 1.2 Doddy Hapsoro, SH. ST, MM
Dari sisi reputasi, Wayan Sutawijaya juga pernah mendapat pengakuan melalui 10.0 Award Trends 2024. Award Magazine menyebutnya sebagai Founder Sutawijaya Rizky and Partners sekaligus penerima penghargaan The Most Trusted Lawyer Winner 2024. Pengakuan tersebut menjadi salah satu catatan publik dalam perjalanan profesional Wayan sebelum firma memasuki fase ekspansi ke wilayah Jawa Timur.
Pembukaan cabang Sidoarjo pada akhirnya tidak hanya dapat dibaca sebagai penambahan titik operasional. Dari sudut pandang pengembangan bisnis, keberadaan kantor kedua membuka ruang bagi firma untuk membangun relasi yang lebih dekat dengan komunitas usaha lokal, memperluas jaringan profesional, serta mengembangkan potensi kolaborasi di wilayah Jawa Timur.
Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya keseimbangan antara pertumbuhan dan konsistensi. Ketika organisasi profesional memperluas wilayah kerja, reputasi yang dibangun di kantor awal perlu diterjemahkan ke dalam kualitas layanan, koordinasi tim, serta kemampuan memahami karakter kebutuhan klien di wilayah baru.
Dengan basis Jakarta dan kehadiran baru di Sidoarjo, SUTAWIJAYA RISKY AND PARTNERS memasuki tahap pengembangan yang lebih luas. Bagi firma hukum, pertumbuhan semacam ini bukan hanya mengenai bertambahnya lokasi, tetapi juga bagaimana pengalaman dan kapasitas profesional dapat dikembangkan menjadi jaringan layanan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Dalam jangka panjang, tantangan ekspansi akan berada pada kemampuan menjaga standar profesional sekaligus membangun kolaborasi yang produktif. Di tengah lingkungan bisnis yang semakin membutuhkan kepastian hukum dan pengelolaan risiko, pengembangan jaringan firma hukum dapat menjadi bagian dari ekosistem pendukung pertumbuhan usaha—selama ekspansi berjalan seiring dengan kualitas, integritas, dan kompetensi profesional.

